photo 44dca132-22a1-4075-a606-ef48a199a5b1_zps49a1316a.jpg
  • القرآن الكريم
  • الحديث
  • Search Ebook
  • Search Ebook
  • Software Download
  • For Android
  • App BlackBerry
  • اللّهمّ صلّ على سيّدنآ محمّد النّبىََّ الاُمي وَعلى آلْْْه وصحبه و سلّم المدرسة المو توسة الاِسلميه الأنصار سكرامى فكفك بهرات

    Kamis, 31 Januari 2013

    MTs Sukaramai Sapu Bersih Lomba Porseni 2013



    LAPANGAN MAS SIBANDE

    Ber foto di halaman MIN Sibande Sang Juara- Juara Altletik

    Acara Porseni Madrasah se Kabupaten Pakpak Bharat di buka langsung oleh Kemenag Pakpak Bharat  Drs. Saidup Kudadiri MM dalam kata sambutannya beliau menekankan kepada seluruh madrasah di kab. Pakpak Bharat  " Prestasi Yes Narkoba No." Beliau juga memberikan reward jutawan bagi Juara 1 (satu) tingkat propinsi nantinya dan penyertaan dana puluhan juta untuk menghadapi Porseni Olah Raga tingkat Madrasah se Provinsi Sumut akan datang. 

    Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Sahitar Berutu MM menyatakan penyelenggaraan Porseni ini di adakan dengan dana partisipasi se madrasah Kab. Pakpak Bharat baik itu madrasah Negeri dan Swasta. dengan Kodisi anggaran tersebut sangatlah minim maka bagi pemenang akan di berikan hanya serifikat saja. 

    Sungguh perhelatan yang tak lajim sebuah Porseni Olah Raga diselenggarakan di jajaran Kemenag tradisi Piala tidak di berikan kepada Sang Juara padahal kita ketahui bahwa penghargaan sekecil apapun kita apresiasikan dalam bentuk nyata menghargai setinggi tingginya di level terkecil sekalipun ditingkat Kabupaten.  

    Juara Umum Porseni Madrasah Tingkat MTs se Kabupaten Pakpak Bharat MTs Sukaramai  Al Ansor.
    MTs Sukaramai Meyabet seluruh Perlombaan Porseni Madrasah Tingkat Mts Se Kabupaten Pakpak Bharat.  MTs Sukaramai Sapu Bersih Perlombaan Porseni 2013 yang diadakan pada hari Kamis ini 31 Januari 2013 di Sibande Kab. Pakpak Bharat.
    Trek lintasan jalan lintasan Aceh


    Adapun Perlombaan  Cabang Lari jarak 300 M Putra dijuarai oleh Maringat dengan waktu 51,2 detik dari MTs Sukaramai. Cabang Lari 300 M Putri  andalan Mts Sukaramai ini melibas trek jalan beraspal Sibande - Aceh oleh Rasinta Hasugian.  Tak ketinggalan juga penaklukan jalan beraspal yang di kawal jajaran kepolisian Pakpak Bharat secara penuh dengan memblokir sementara jalan lintas tersebut yakni Lari  Estafet 400 M  Putra sdr. Munawar, Sahrul khan Manik, Basra Bako, Maringat Munthe, mereka tak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan menempuh waktu 1,05 detik di siang terik matahari menyengat persisi di depan MIN Sibande. Demikian juga menyusul Putrinya Mts Sukaramai mencengangkan para penonton  mereka adalah Via, Jubaidah, Nur Siqoun dan Rasinta Hasugian. Cabang  Catur juga di perlombakan Arjana siswa kelas VII Mts Sukaramai ini juga menang dengan sangat meyakinkan. sementara saat paska jeda pertadingan lompat jauh  Basra Bako dengan konsiten 2 kali berturut turut melompat  4,5 M jauhnya. Kemudian Lompat Tinggi Putra Sahrul Khan Manik mampu melewati mistar dengan sempurna dengan 100 cm  diikuti Jubaidah dengan sangat percaya diri melewati rintangan 100.cm dan 3 peserta pesaing  lainnya kandas. Jubaidah bahkan mampu lebih 110 Cm dalam sesi latihannya.
    Cool dan bersahaja Rikki Sinaga berlatar Srikandi MTs

    Lomba Pidato 3 bahasa baik Bahasa Indonesia, Inggris, Arab juga tak ketinggalan. Dengan Suport dan dukungan pendamping Pak Angkat juga terlihat sangat sangat membuat mereka rileks dan tenang sehingga mereka mampu menguasai materi dan suasana yang kondusif di lingkungan Madrasah Aliyah Sibande saat perlombaan berlangsung.  Siswa yang bernama  Rikki Sinaga  Bahasa Inggris juara 1 Tingkat Putra, disusul Eva Bancin Juara 1 Bahasa Inggris, Ekspresi bagai Da'i cilik ini Riswan Sinamo juga tak kalah mantap pidato  berbahasa Indonesia. dan Fingki Limbong Juara 1 dalam Bahasa Arab dengan sangat meyakinkan dari kesepakatan Dewan Juri .

    Akhirnya acara Porseni Olah Raga se Kabupaten  Pakpak Bharat ditutup oleh Ibu Kasi Mapenda Kemenag Pakpak Bharat  dengan menyatakan Selamat bagi Pemenang, tapi jangan merasa berpuas hati karena bagi pemenang juara satu akan di ikut sertakan pada Porseni Provinsi se Sumut, maka terus dan terus berlatih kepada guru-guru yang berkompeten agar membimbing sehingga kemampuan dan potensi siswa-siswi lebih baik lagi. Sebelum mengakhiri Kasi Mapenda Farida Ros Purba menyatakan akan di beri sekedar uang pembinaan kepada Siswa yang di ikutkan pada tingkat Propinsi sekedar uang puding dan pelatihan di sekolah, ujarnya mengakhiri dan menutup acara tersebut.




    Basra Bako Juara  1 Lompat Jauh

    Arjana Juara 1 Catur Putra (Main Drum)
    Riswan Juara 1 Pidato B. Indonesia (Baju Seragam)



    Rabu, 30 Januari 2013

    How to respect your parents


    A. Introduction:
    There are many days set aside in non-Islamic societies to honour and appreciate special people; examples of these are Father's Day, Mother's Day, Memorial Day and Labour Day. In Islam, however, respecting, honouring and appreciating parents is not just for a single day of the year, but rather for each and every day.

    B. Parents in the Quran: A Muslim child should respect and appreciate his or her parents on a daily basis. Allaah mentions that human beings must recognise their parents and that this is second only to the recognition of Allaah Himself. Throughout the Quran, we notice that parents are mentioned with appreciation and respect, even if they are senile. In the Quran, there is a very beautiful description of how parents are to be treated; Allaah Says (what means): "And your Lord has decreed that you not worship except Him, and to parents, good treatment. Whether one or both of them reach old age [while] with you, say not to them [so much as] 'uff' [i.e., an expression of irritation or disapproval] and do not repel them but speak to them a noble word. And lower to them the wing of humility out of mercy and say: 'My Lord! Have mercy upon them as they brought me up [when I was] small.'" [Quran 17:23-24] The recognition and respect of parents is mentioned in the Quran eleven times; in every instance, Allaah reminds children to recognise and to appreciate the love and care that they have received from their parents. One such example is when Allaah says what means: "And We have enjoined upon man goodness to parents…" [Quran 29:8 & 46:15] 1.  The demand for recognising parents is made more emphatic when Allaah Says (what means): "And [recall] when We took the covenant from the Children of Israel, [enjoining upon them]: 'Do not worship except Allaah; and to parents, do good…'" [Quran 2:83] 2.  Allaah again emphasises in chapter An-Nisaa' that children should be kind to their parents. He says what means: "Worship Allaah and associate nothing with Him, and to parents do good..." [Quran 4:36] 3. In Chapter Al-An'aam, Allaah reemphasises that people should be kind to their parents; He says what means: "Say: 'Come, I will recite what your Lord has prohibited to you. [He commands] that you not associate anything with Him, and to parents, good treatment...'" [Quran 6:151] 
    C. Mothers: Although Islam recognises both parents, mothers are given particular gratitude and respect. This can be appreciated if we reflect upon the hardships and suffering that mothers experience in their lives. In this regard, there is a Hadeeth of the Prophet   : It was narrated by Abu Hurayrah   that a man came to the Prophet   and asked him: 'Who is most deserving of my close companionship?' He   replied: “Your mother; your mother; your mother; then your father; then the next closest to you in kinship; then the one next closest.” Islam has endorsed respect for parents by their children, even if the parents are non-Muslims. If parents strive to convert their children to non-Islamic beliefs, the children should not obey them, but must still maintain goodness towards them. In this regard, Allaah says what means: "And We have enjoined upon man [care] for his parents. His mother carried him, [increasing her] in weakness upon weakness, and his weaning is two years. Be grateful to Me and your parents; to Me is the [final] destination. But if they endeavour to make you associate with Me that of which you have no knowledge, do not obey them but accompany them in [this] world with appropriate kindness and follow the way of those who turn back to Me [in repentance]. Then to Me will be your return, and I will inform you about what you used to do." [Quran 31:14-15] 
    D. More Respect: Islam teaches us that of the most beloved deeds to Allaah, having respect for one's parents is second only to that of prayer and is greater than that of Jihaad (fighting in His cause). In this respect, Abu 'Abdur-Rahmaan 'Abdullaah Ibn Mas’ood   narrated the following: "I asked the Prophet  : 'Which deed is the most beloved to Allaah?' He   replied: "Prayers performed on time." I then asked: 'Which one is next?' He replied: "Goodness to parents." I then asked: 'Which is next?' He replied: "Jihaad in the path of Allaah."" In Islam, respect for parents is so great that the child and his wealth are considered to be the property of the parents: `Aa’ishah   narrated that a man came to the Prophet   in order to resolve a dispute that he had with his father regarding a loan he had given him. The Prophet   said to the man: "You and your wealth are to (i.e., the property of) your father." 
    E. Final Remarks: We hope and pray that all of us will respect our parents while they are alive and after their death. One can honour his parents after their death through the following methods:

     1.        Performing daily Du'aa' (supplication) for them. 
     2.        Giving charity on their behalf.
     3.        Instituting a perpetual charity on their behalf, such as a mosque,
                an Islamic Centre, an Islamic library,an Islamic hospital,
                an orphanage, etc.
     4.        Performing Hajj on their behalf, or asking someone to do so. 
     5.        Distributing Islamic literature on their behalf. 

    Let us pray to Allaah that we do our best to respect our parents, honour them, be kind to them, assist them, and please them so that we may attain the love of  Allaah.         
    O Allaah! Accept our humble prayers and make us obedient slaves to You.
    O Allaah! Help us to be respectful children to our parents. Aameen.
    (Islamweb english)

    Teks Pidato how to honour our parents




    I have pens
    My pens are blue 
    I have friends 
    My friends are you. 

    Peace be upon with you

    Assalamu'alikum Wr. Wb

    The First we Pray to God Allah swt for His god given us healty, safety and good live as such as this much. 
     And grateful for prophet Muhammad. he had brought us to be good ways, Islam.

    Thank for this chance 
    I would like to say thank you very much the MC and Juries who have given me opportunity to deliver english speech
     Ladies and gentleman
    It is a great honor for me to stand here and give a brief speech entitle "honor our parents "
    I stand here now, i want to know about" how to honor our parents "?
    hallo the audience
    I ask you how have you love yours parents?
    I want the answer over there..
    your father...
    your mother...

    Of course we love our parents
    In the Quran says' 

    فل تقل لهماافى ولا تنهر هما و قل لهما قو ل كر يما

    Don't you says "ah" to your parents and you good  say the best


    Dear audience
    Ever you say "ah" to you parent? 
    I Believe ... Dont you say our parents
    Let us pray to Allaah that we do our best to respect our parents, honor them, be kind to them, assist them, and please them so that we may attain the love of Allaah.

    O Allaah! Accept our humble prayers and make-us Obedient slaves to You.
    O Allaah! Help us to be respectful children to our parents. Aameen.

    Not much that I can say today, just a few of words above that I can deliver to you at this momment. Thank you ask your attention and I also ask Forgiveness for my mistakes and the last I say.
    والسلام عليكم و رهمة اللهِ و بر كا ته
    (  Cuplikan Teks lomba pidato oleh siswi Mts Sukaramai yang bernama  EVA class VII pada lomba Mts Se kab. PakPak Bharat  dengan  exelence)

    Senin, 28 Januari 2013

    Website Mts sukaramai sejak dini mendukung Save Our Mesjid

    Sangat sangat memperihatikan dan tidak perlu terjadi kejadian yang terjadi di medan adalah penghancuran masjid bertentangan dengan Undang-Undang Wakaf dan syariat Islam. "Kami menyayangkan sikap tidak profesional dan proporsionalnya aparat keamanan dalam menyikapi kasus penodaan agama dan penghancuran masjid. Aparat lebih membela dan mendukung kapitalis," .
    Massa yang terdiri dari aliansi organisasi masyarakat Sumatera Utara Pembela Masjid mengecam keras penghancuran Masjid Raudhatul Islam dan Madrasah Al-Chairiyah. Massa menuding penghancuran tersebut merupakan upaya memecah belah persatuan umat Islam dan elemen anak bangsa, Jumat (25/1/2013).

    Sebagaimana dikutip dari media tentunya Mts Sukaramai juga mendukung agar menghormati kemuliaan Masjid sebagai tempat ibadah dan terutama tulisan ini mengajak semua umat islam turut berperan serta  menolak tindakan tersebut jauh jauh hari Mts Sukaramai mengajak dengan blog ini dengan Banner " SAVE OUR MASJID" mengajak memakmurkannya bukan merubuhkannya.


    Koordinator aksi, Indra Buana Tanjung, dalam orasinya mengatakan, Massa mendesak agar PT Jati Masindo mengembalikan masjid-masjid yang sudah dihancurkannya di Kota Medan. Massa juga meminta semua pemimpin daerah melindungi masjid demi kelangsungan kehidupan beragama dan mengimbau seluruh elemen anak bangsa agar tidak mudah terprovokasi oleh hasutan kapitalis.
    "Pintu negosiasi sudah tertutup. Kami minta masjid kami didirikan lagi. Kami rindu mati syahid," teriak Indra lagi. (Kmps)

    Rabu, 09 Januari 2013

    MGMP Se MTs Kab. Pakpak Bharat

    Musyawarah guru mata pelajaran (MGMP)  MTs se Kabupaten PakPak Bharat berlangsung, Selasa (8/1/2013) yang bertempat  MTs Swasta Al Ansor Sukaramai. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka Kepala Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Pakpak Baharat di wakili Kasi Mapenda Farida Ros Purba  dan Pengawas Madrasah  Samaruddin Tumangger serta Pemateri Drs. Ibnu Hajar dari Sidikalang Kab. Dairi.

    Dalam sambutannya, beliau mengharapkan agar keberadaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) diharapkan menjadi media bagi peningkatan dan pemantapan profesionalisme seorang pendidik, menyamakan persepsi, konsep, dan materi atau bahan ajar sehingga diperoleh peningkatan mutu mengajar, kreatifitas, maupun peningkatan kinerja seorang pendidik. Sebenarnya kegiatan ini dilaksanakan pada bulan desember tahun 2012 yang lalu berhubung karena padatnya kegiatan dan ujian semester ganjil maka kegiatan MGMP ini dilaksanakan pada tahun 2013.



    Sebelumnya Ketua Panitia, Saparuddin Tamba,S.Ag menyampaikan laporannya bahwa kegiatan MGMP ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru demi terwujudnya Visi dan Misi Madrasah dalam lingkup Kementerian Agama sehingga guru tidak mengenal kata berhenti untuk berinovasi dan berkreasi demi kemajuan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan Peserta 20 orang  guru-guru MTs Se Kab. Pakpak Bharat 




    Adapun materi pada kegiatan ini adalah Pembelajaran Profesional Guru yang dibawakan oleh Drs. Ibnu Hajar.
    Dalam pemaparan materinya, Drs. Ibnu Hajar memaparkan bahwa keberhasilan proses pembelajaran adalah seorang guru hendaknya menguasai konten, melakukan perencanaan, penggunaan media, serta guru mampu melakukan pembelajaran yang mengaktifkan peserta didik. Menjelaskan tentang 12 ciri-ciri Guru profesional. Dan diakhir Materi beliau memberikan penjelasan tentang Rumusan penilaian KKM.
    Kegiatan tersebut yang sangat disayangkan adalah ketidak hadiran guru-guru MTSN I Salak salah seorang peserta MGMP Sonita B.M dari MTs Sukaramai mengungkapkan rasa kecewanya padahal dengan pelaksanaan MGMP ini kita bisa melakukan sharing ide antar guru mata pelajaran dan ia berharap kegiatan tersebut hendaknya bergilir ke MTs se Kab. Pakpak Bharat.











    Kamis, 03 Januari 2013

    Hari Amal Bakti Kemenag ke 67 Kepsek MTs Sukaramai Juara I Guru Teladan

    (Kecupak). Kemenag Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (3/1/2013) menggelar Hari Amal Bhakti ke 67.

    Peringatan Hari Amal Bakti Kemenag ini dihadiri keluarga besar Kemenag Se kab. pakpak Bharat, Sekda Bupati Drs. Holler Sinamo, MM


    Pemberian Penghargaan HAB Kemenag Pakpak Bharat
    Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pakpak Bharat H Drs Saidup Kudadiri MMi mengatakan, peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag mengambil tema meningkatkan kinerja kemenag dengan profesionalitas dan integritas. serta kerukunan  antar umat beragama

    "Sebelum Upacara Seluruh jajaran Kemenag Berpawai dengan diiringi Drumband MAS Sibanade berkeliling di kawasan seputar kota Kecupak. Antusiasme warga dan semangat HAB 67 kali ini sungguh berbeda dengan tahun sebelumnya. Selain upacara yang digelar pagi tadi, kemarin juga  mengadakan lomba lomba pidatotiga bahasa. Melalui Hari Amal Bhakti ini, Kemenag menekankan ke seluruh karyawan kemenag agar bekerja secara profesionalisme, ditekankan juga soal menjaga kerukunan antar umat beragama dan meningkatkan pelayanan haji, pendidikan agama, pengelolaan keuangan di kemenag dan lainnya," 


    Kepsek MTs Swasta Al Ansor  Sukaramai Juara I Guru Teladan TK MTs/ MA
    Secara mengejutkan Kepala MTs Swasta Sukaramai menyabet dua sekaligus Piala yakni Sebagai Juara I Guru Teladan se MTs Kab. Pakpak Bharat dan juga Sekolah MTs terbersih se MTs Kab. Pakpak Bharat

    Diserahkan Langsung  oleh Ibu TU Kemenag Pakpak Bharat
    Drs. Dunggar Angkat  MM


    MTs Swasta Sukaramai sebagai Juara I Lomba Kebersihan se MTs  Ka. Pakpak Bharat

    Tampak depan Indikator  kebersihan Kelas MTs Sukaramai 

    MTs Bersih dan Asri

    Logo Stikerisasi " IQro"
    Dalam uraian singkat Kepsek MTs Sukaramai juga mengatakan bahwa pencapaian ini adalah sebagai rasa Syukur Kehadirat Allah Swt yang mana semenjak sebagi guru honorer hingga menjadi PNS dan mengabdi dilingkungan jajaran kemenag dan diamanahkan  menjabat Kepsek tidaklah melupakan tugas-tugas sebagai guru apalagi setelah sertifikasi rasanya Allah telah memberikan jerih payah selama ini. walau hal tersebut justru menjadi pemacu  lebih semangat  di tahun tahun mendatang. Kemudian mengapa Murid-murid Mts Sukaramai tidak dilibatkan secara langsung pada lomba HAB, Kepsek menjelaskan secara lugas bahwa ia yakin sekiranya Siswa/siswi mengikuti lomba mereka akan menyabet dan memborong di tingkat MTs dan itu telah dibuktikan pada lomba Sain kemarin dan itu adalah sebuah indikator dan itu akan di buktikan ditahun mendatang  Paparnya dengan senyum yang sumeringah.