photo 44dca132-22a1-4075-a606-ef48a199a5b1_zps49a1316a.jpg
  • القرآن الكريم
  • الحديث
  • Search Ebook
  • Search Ebook
  • Software Download
  • For Android
  • App BlackBerry
  • اللّهمّ صلّ على سيّدنآ محمّد النّبىََّ الاُمي وَعلى آلْْْه وصحبه و سلّم المدرسة المو توسة الاِسلميه الأنصار سكرامى فكفك بهرات

    Selasa, 21 Desember 2010

    pendahuluan

     LATAR BELAKANG  Undang-Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 (UU 20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 (PP. 19 /2005) tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan kurikulum pada KTSP jenjang dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dasar dan menengah , disusun oleh satuan pendidikan yang mengacu pada SI dan SKL serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Pendidikan (BNSP). Selain itu KTSP juga harus mengikuti ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU.20/2003 dan PP.19./2005.     Kurikulum adalah seperangkat rencana dan peraturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional merupakan kesesuaian,  situasi kondisi potensi suatu daerah, sebagai satuan pendidikan bagi peserta didik. Oleh karena itu kurikulum disusun sebagai standar kompetensi untuk dapat mengembangkan materi pokok pelajaran kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian mempertahankan standar penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perluprogram pendidikan dan pengajaran di lingkungan MTs Sukaramai sesuai peraturan yang ada di Indonesia maupun Kabupaten Pakpak  Bharat.     Untuk menjamin tujuan Pendidikan Nasional maka pengembangan Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Dua dari Standar Pendidikan tersebut adalah Srandar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) merupakan acuan bagi satuan utama dalampengembangan Kurikulum di tingkat satuan pendidikan dapat dipakai dua Standar tesebut diatas. Yakni : a.    Standar Isi mencakup lingkup materi tingkat Kompetensi untuk encapai kompetensi lulusan siswa MTs Sukaramai. Termasuk dalam Standar Isi adalah kerangka dasar dan Struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK). Kompetensi Dasar (KD) di setiap mata pelajaran pada setiap jenis semester pada MTs Sukaramai dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. SI ditetapkan Kep.Diknas nomor 22 Tahun 2006. b.    Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) merupakan kaualifikasi kemampuan lulusan Siswa MTs Sukarami yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kep.Men. Diknas Nomor 23 Tahun 2006. Acuan pengembangan KTSP pada MTs Sukaramai disusun antara lain agar dapat Memberikan peserta didik untuk  : 1.    Belajar untuk BerIman dan Bertaqwa kepada Allah Subhana wa Ta`ala 2.    Belajar untuk memahami dan Menghargai 3.    Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif dan bertanggung jawab. 4.    Belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. 5.    Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses aktif, kreatif, efektif,inovatif dan menyenangkan. 6.    Belajar untuk memahami dan mengembangkan Budaya Daerah serta mengimplementasikannya pada Era Globalisasi. B.    Tujuan Pengembangan KTSP Tujuan Pendidikan Tingkat satuan Pendidikan dan menengah dirumuskan mengacu kepada tujuan utama pendidikan: tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.   1.  Maka tujuan penyusunan KTSP MTsS Sukaramai dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:  1.    Peningkatan Iman dan Taqwa serta akhlak mulia  Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik MTs S Sukaramai secara utuh. Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan(KTSP) MTsS Sukaramai disusun agar sejauh mungkin semua mata pelajaran dan kegiantan pengembangan diri dapat menunjang peningkatan Iman dan Taqwa serta akhlak mulia. 2.    Peningkatan Potensi, Kecerdasan dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik MTsS Sukaramai. Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu Kurikulum Tingkat Satua Pendidikan (KTSP) MTsS Sukaramai disusun dengan memperhatikan Potensi, Tingkat perkembangan, Pemahaman, Minat,Kecerdasan, Intlektual, Emosional, dan Sosial, Spritual dan Karakteristik peserta didik MTsS Sukaramai.  3    Keragaman Potensi dan Karakterisik Lingkungan     MTs S Sukaramai memiliki potensi kebutuhan, tantangan dan keragaman serta karakteristik lingkungan sesuai dengan keadaan daerah tempat MTsS Sukaramia itu sendiri, dengan demikian memerlukan pendidikan sesuai karakteristik daerah dan pengalaman pendidikan sehari-hari. Oleh karena itu, Kurikulum tingkat Satuan Penididikan (KTSP) MTsS Sukaramai memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. 4    Tuntutan Pembangunan Daerah dan Nasional     Dalam Era Otonomi dan Desentralisasi untuk mewujudkan Pendidikan yang Otonom dan Demokratis di MTsS Sukaramai perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan Nasional dan Internasional. Untuk itu keduanya harus ditampungsecara berimbang dan saling mengisi. 5.      Tuntutan Dunia Kerja     Kegiatan Pembelajaran harus dapat mendukung umbuh berkembangnya pribadi peserta didik di MTsS Sukaramai perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali Peserta melanjutkan studinya kejenjang yang lebih tinggi. 6    Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Tekhnologi dan seni      Pendidikan perlu mengantisipasi dampak Global yang membawa masyarakat berbasis Pengetahuan dimana IPTEK sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan.     Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEK sehingga tetap relevan dan Kontekstual dengan Perubahan. Oleh karena itu, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) MTsS Sukaramai harus dikembangkan Secara berkala dan berkesinambungan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahua dan tehknologi serta perkembangan Seni. 7    Dinamika perkembangan Global     Pendidikan Pada MTsS Sukaramai harus menciptakan kemandirian,baik pada individu maupun pada kelompok yang menjadi anggota masyarakat, yang sangat berpengaruh pada semua aspek kehidupan. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan Individu yang mandiri dan mampu bersaing kemampuan untuk hidup berdampingan dengan bangsa lain. 8     Persatuan Nasional dan nilai-nilai kebangsaan      Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik MTs S sukaramai yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara kesatuan dan persatuan bangsa dalam rangka NKRI.     Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) MTsS Sukaramai harus dapat mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan Nasional Untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI muatan kekhasan daerah harus dilakukan secara proporsional.  2.   9.    Kondisi Budaya Mayarakat setempat     Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan(KTSP) MTsS Sukaramai dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat serta dapat menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan apresisasi setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dan daerah bangsa lain. 10.  Kesetaraan Gender      Kurikulum Tingkat satuan pendidikan (KTSP) MTsS Sukaramai diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan yang mendukung kesetaraan Gender. 11.  Karateristik satuan Pendidikan     Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) MTsS Sukaramai dikembangkan sesuai dengan Visi, Misi, Tujuan dan kondisi secara ciri khas satuan pendidikan pada MTsS Sukaramai.   C.    Prinsip Pengembangan KTSP 1.    Berpusat pada potensi, Perkembangan,Kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan Kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan berTaqwa kepada Tuhan yang maha Esa, berakhlak mulia,sehat, berilmu, cakap, kreatif dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencaopaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. 2.    Beragam dan Terpadu Kurikulum dikembangkan denga memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pedidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan Gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal dan pengembangan diri, secara terpadu serta disusun dalam keterkaitan dan berkesinambungan yang bermakna tepat antar substansi. 3.    Tanggap terhadap perkembangan ilmu Pengetahuan, teknologi  dan Seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. 4.    Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (Stake holders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk didalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan akademik,dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. 5.    Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi Kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan 6.    Belajar sepanjang hayat Kurikulum di arahkan kepada proses pengembangan,pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik agar mampu dan mau belajar yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, non formal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tujuan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.   3.     7.    Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum di kembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangaun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus salingn mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI)                                                   4.  BAB  IV KALENDER PENDIDIKAN    BAB II TUJUAN PENDIDIKAN MTsS SUKARAMAI A.Tujuan Pendidikan Madrasah  Tsanawiyah Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan mengacu kepada tujuan umum yaitu meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti  pendidikan lebih lanjut.   Berdasarkan rumusan  tujuan nasional tersebut, standar kompetensi lulusan satuan pendidikan Madrasah Tsanawiyah dirumuskan sebagai berikut  : 1.    Berprilaku sesuai dengan ajaran islam sesuai dengan perkembangan remaja 2.    Mengembangkan diri  secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya. 3.    Menunjukan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas prilaku,perbuatan dan pekerjaan. 4.    Berpartisifasi dalam penegakan aturan-aturan sosial. 5.    Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global. 6.    Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif dan inovatif. 7.    Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, keratif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan. 8.    Mneunjukan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri. 9.    Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik. 10.    Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial. 11.    Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab. 12.    Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara demokratis  dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia. 13.    Mengekspresikan diri melalui kegitan seni dan budaya. 14.    Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok. 15.    Menjaga kesehatran dan keamanan diri, kebugaran jasmani serta kebersihan lingkungan. 16.    Berkomenikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun. 17.    Memahami hak dan kewajiban diri danorang lain dalam pergaulan dimasyarakat. 18.    Menghargai adanya perbedaaan pendapat dn berempati terhadap orang lain. 19.    Menunjukan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis. 20.    Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis dan berbicara dalam bahasa Indonesia, bahas a arab dan bahasa inggris 21.    Mengusai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi. B.VISI MTsS Sukaramai Adapun Visi MTsS  Sukaramai adalah  : ”TERWUJUDNYA SISWA SISWI YANG TAAT BERAGAMA, BERPRSTASI, MAJU,CERDAS DAN  BERAKHLAK MULIA.” Indikator Visi : Memiliki keyakinan Teguh dan mengamalkan ajaran agama Islam secara benar dan Konsekwen. Memiliki Kepribadian yang terpuji dalam bergaul Bisa menjadi teladan bagi teman dan masyarakat. Memiliki keterampilan kecakapan non akademis sesuai dengan bakat dan minatnya. C.MISI MTsS SUKARAMAI     Sedangkan Misi MTsS Sukaramai adalah sebgai berikut ; MENINGKATKAN  PENGHAYATAN MORAL DAN ETIKA KEAGAMAAN MENINGKATKAN KWALITAS PENDIDIKAN AGAMA PADA SISWA SISWI DAN MASYARAKAT MENINGKATKAN PELAYANAN DAN KERJASAMA ANTAR SIWA-SISWI GURU, ORANG TUA MASYARAKAT DAN PEMERINTAH MENGEMBANGKAN BUDAYA ISLAMI MEMPERKOKOH KERUKUNAN UMAT BERAGAMA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA D.TUJUAN MTsS SUKARAMAI “ MENINGKATKAN NILAI-NILAI MORAL KEAGAMAAN AGAR SISWA SISWI BERAKHLAK MULIA   TERHADAP GURU, MASYARAKAT DAN PEMERINTAH.”  
    BAB III STRUKTUR DAN MUATAN  KURIKULUM A.Struktur Kurikulum  MTsS Sukaramai a.    Pelaksanaan Kurikulum tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) MTsS Sukaramai memuat 14 mata pelajaran untuk kelas VII VIII dan IX, muatan lokal dan pengembangan diri. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikulum untuk mengembangkankompetensi yang sesuai denganciri khas dan potensi daerah. Oleh karena itu pada MTsS Sukaramai muatan lokal dijadikan “ keterampilan Ibadah ‘ untuk mendukung pemberantasan aksara buta Alqur’an     Pengembangan diri MTsS Sukaramai bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan dan minat serta bakat setiap peserta didik dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri ini dalam bentuk kegiatan olah raga, pramuka dan nasyid. b.    Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sesuai sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum tingkat satua sukaramai c.     Adalah empat puluh menit dilaksanakan mulai dari hari senin sampai dengan hari sabtu. d.    Minggu efektif dalam satu tahunpelajaran (dua semester ) adalah 34-38 minggu.  B.MUATAN KURIKULUM Muatan kurikulum pada jenjang pendidikan menengah yang tertuang dalam standar isi (SI) meliputi lima kelompok mata pelajaran, yaitu sebagai berikut: Kelompok mata pelajaran dan akhlak mulia  Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan budi pekerti Kelompok mata pelajaran Ilmu pengetahuan dan Tekhnologi Kelompok mata pelajaran Estetika Kelompok mata pelajaran Jasmani, Olah raga dan Kesehatan. Muatan KTSP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan kedalamannya merupakan beban belajar yang mendidik para siswa di MTsS sukaramai. Disamping itu Materi muatan lokal dan pengembangan diri termasuk kedalam isi kurikulum. C.MUATAN LOKAL     Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi dengan ciri khas dan mata pelajaran yang ada.Jadi pada MTs Swasta Sukaramai muatan lokalnya dijadikan mata pelajaran “Keterampilan Ibadah”untuk mendukung program pemerintah khususnya Departemen Agama tentang pemberantasan butara aksara Alqur’an.Adapun alokasi waktu pelaksanaan mata pelajaran muatan lokal ini 2 jam mata pelajaran tatap muka.            STRUKTUR KTSP MTsS SUKARAMAI KELAS VII NO    KOMPONEN MATA PELAJARAN    ALOKASI WAKTU    ALOKASI WAKTU         SEMESTER I    SEMESTER II A.1    Pendidikan Agama Islam Alquran hadist Aqidah Akhlak c       Fiqih  d.      SKI    2    Pendidikan Kewarganegaraan    2    2 3    Bahasa Indosesia    5    5 4    Bahasa Arab     5    Bahasa Inggris    5    5 6    Matematika    5    5 7    IPA    5    5 8    IPS    5    5 9    PENJASKES    2    2 10    TEKHNOLOGI INFORMASI KOMENIKASI    2    2 B    MUATAN LOKAL    2    2 C    PENGEMBANGAN DIRI    2”    2”     JUMLAH    42    42            STRUKTUR KTSP MTsS SUKARAMAI KELAS VIII NO    KOMPONEN MATA PELAJARAN    ALOKASI WAKTU    ALOKASI WAKTU         SEMESTER I    SEMESTER II A.1    Pendidikan Agama Islam a.    Alquran hadist b.    Aqidah Akhlak c       Fiqih  d.      SKI     2 2 2 1     2 2 2 1 2    Pendidikan Kewarganegaraan    2    2 3    Bahasa Indosesia    5    5 4    Bahasa Arab    2    2 5    Bahasa Inggris    5    5 6    Matematika    5    5 7    IPA    5    5 8    IPS    5    5 9    PENJASKES    2    2 10    TEKHNOLOGI INFORMASI KOMENIKASI    2    2 B    MUATAN LOKAL    2    2 C    PENGEMBANGAN DIRI    2”    2”     JUMLAH    42    42               STRUKTUR KTSP MTsS SUKARAMAI KELAS IX NO    KOMPONEN MATA PELAJARAN    ALOKASI WAKTU    ALOKASI WAKTU         SEMESTER I    SEMESTER II A.1    Pendidikan Agama Islam a.    Alquran hadist b.    Aqidah Akhlak c       Fiqih  d.      SKI     2 2 2 1     2 2 2 1 2    Pendidikan Kewarganegaraan    2    2 3    Bahasa Indosesia    5    5 4    Bahasa Arab    2    2 5    Bahasa Inggris    5    5 6    Matematika    5    5 7    IPA    5    5 8    IPS    5    5 9    PENJASKES    2    2 10    TEKHNOLOGI INFORMASI KOMENIKASI    2    2 B    MUATAN LOKAL    2    2 C    PENGEMBANGAN DIRI    2”    2”     JUMLAH    42    42             a.    Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia mata pelajaran : 1.    Aqidah akhlak Standar kompetensi lulusan aqidah akhlak adalah mengenal dan meyakini rukun iman dari iman kepada Allah sampai dengan iman kepada Qada dan Qadar melalui pembiasaan dalm mengucapkan kalimat-kalimat Thayyibah, pengenalan, pemahaman sederhana dan penghayatan terhadap rukun iman dan al Asma ALHusna, serta pembiasaan dalam pengamalan akhlak terpuji dan adab serta menjauhi Akhlak tercela dalam perilaku sehari-hari. 2.    Quran Hadits Standar Kompetensi lulusan AlQuran Hadits adalah : a.    Membaca, menghafal, menulis dan memahami surat-surat pendek dalam Alquran Surah Al Fatihah, Annas sampai surat Adhuha. b.    Menghafal, memahami arti, dan mengamalkan Hadits-hadits pilihan tentang akhlak dan amal soleh 3.    FIQIH Standar kompetensi lulusan Fiqih adalah memahami dan menerapkan sumber hukum Islam, prinsip-prinsip ibadah dan sayariat dalam Islam, Fiqih Ibadah, muamalah. 4.    SKI Standar lulusan SKI adalah : a.    Memahami dan mengambil ibrah sejarah dawah Nabi Muhammad pada periode Makkah dan Periode Madinah, kepemimpinan umat setelah Rasulullah wafat,perkembangan islam pada abad klasik/jaman keemasan, masa jaman kebangkitan sampai perkembangan islam sampai sekarang. b.    Meneladani Tokoh-tokoh islam yang berprestasi dalam perkembangan sejarah kebudayaan/peradaban islam. b.Kelompok Mata Pelajaran Kewarga negarawan dan budi pekerti 1. PKN Standar Koompetensi lulusan PKn adalah : a.   Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia b.  Menganalisis sikap positif terhaadap penegakan hukum,peradilan nasional dan  tindakan anti korupsi c.  Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan,penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun luar negeri d.    Menganalisis peran dan hak warga negara dan sistem pemerintah NKRI e.     Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi, kedaulatan negara, keterbukaan dan keadilan di Indonesia. f.    Mengevaluasi hubungan Internasional dan Sistim hukum Internasional              c. Kelompok Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi 1. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi lulusan Bahasa Indonesia adalah : a.    Mendengarkan  Memahamiwacana lisan dalam kegiatan penyampaian berita laporan, saran, pidato, wawancara, diskusi, dan pembacaan karya sastra berbentuk puisi,cerita rakyat, drama, cerpen dan novel. b.    Berbicara Menggunakan wacana Lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam kegiatan berkenalan, diskusi,bercerita,presaentasi hasil penelitian serta mengomentari pembacaan puisi dan pementasan drama. c.    Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis teks non sastra berbentuk grafik, tabel, artikel, tajuk rencana, teks pidato serta sastra berbentuk puisi, novel, biografi, karya sastra berbagai angkatan dan serta sastra klasik. d.    Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk teks narasi  deskripsi, eksposisi, argumentasi, teks pidato rangkuman ringkasan, dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, drama, kritik dan essai. 2. Bahasa Inggris     Standar Kompetensi Lulusan bahasa Inggris a.    Mendengarkan Memahami makna dan wacana lisan interpersonal dan transaksional secara formal maupun informal dalam bentuk recount, narratif, prosedur, deskriptif, news item, report, analitycal exposition, hortarory exposition, spoof,explanation, discussion, dan review dalam konteks kehidupan sehari-hari. b.    Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional secara formal maupun informal dalam bentuk recount, narratif, prosedur, deskriptif, news item, report, analitycal exposition, hortarory exposition, spoof,explanation, discussion, dan review dalam konteks kehidupan sehari-hari. c.    Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional secara formal maupun informal dalam bentuk recount, narratif, prosedur, deskriptif, news item, report, analitycal exposition, hortarory exposition, spoof,explanation, discussion, dan review dalam konteks kehidupan sehari-hari.   d.    Menulis Mengungkapkan Makna secara tertilis dalam wacana interpersonal dan transaksional secara formal maupun informal dalam bentuk recount, narratif, prosedur, deskriptif, news item, report, analitycal exposition, hortarory exposition, spoof,explanation, discussion, dan review dalam konteks kehidupan sehari-hari.  3. Matematika a.    Memahami pernyataan dalam matematika dan lingkarannya, menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan berkuantor. b.    Menyelesaikan masalah yang berkaiatan dengan aturan apangkat akar dan logaritma fungsi aljabar, fungsi kuadrat, fungsi eksponen dan grafiknya, fungsi komposisi dan inversi,persamaan dan pertidak samaan kuadrat, persamaan lingkaran dan persamaan garis singgungnya suku banyak, algoritma, pembagian dan teorema sisa,program linear, matriks dan determinan fektor transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret serta menggunakannya dalam pemecahan masalah c.    Menentukan keduduka , jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang diruang dimensi tiga serta menggunakannya dalam pemecahan maslah. 4.    IPA Standar kompetensi lulusan IPA adalah : 1.    Melakukan percobaan antara lain merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data, menarik kesimpulan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan serta lisan dan tertulis.  2.     Memahami prinsip-prinsip Pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika serta langsung dan tidak langsung secara cermat teliti dan objektif  3.    Mendeskripsikan Prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum thermodinamika serta penerapannnya dalam mesin kalor. 4.    Merumuskan masalah melakukan dan menguji hipotesis, variabel, merancang dan merakit instrumen, menggunakan berbagai peralatan untuk melakukan pengamatan dan pengukuran yang tepat dan teliti, mengumpulkan mengolah, menafsirkan dan menyajikan data secara sistematis sesuai dengan bukti yang diperoleh serta berkomenikasi ilmiah hasil percobaaan secara lisan dan tertulis. 5.    Menganalisis hubungan antar komponen Ekosistem, perubahan materi dan  energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem. 6.    Melakukan Percobaan antara lain merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data menarik kesimpulan serta mengkomenikasikan hasil percobaan hasil lisan dan tertulis. 7.    Memahami hukum dasar dan penerapannya, cara perhitungan dan pengukuran fenomena reaksi kimia yang terkait kinetika, kesetimbangan, kekekalan masa dan kekelan energi.   5. IPS a)    Standar kompetensi lulusan IPS adalah : b)    Memahami ruang lingkup Ilmu Sejarah c)    Menggunakan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah d)    Menganalisis kehidupan awal masyarakat di Indonesia meliputi peradaban awal, asal usul dan persebaran manusia di wilayah nusantara Indonesia.  6. TIK Standar Kompetensi Lulusan TIK adalah a.    Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan komu b.    nikasi yang ditopang oleh sikap cermat dan menghargai dan hak atas kekayaan intelektual c.    Menggunakan perangkat pengolah data ,pengolah angka,pembuat grafis dan pembuat presentase dengan variasi tabel,grafik,gambar,dan diagram untuk menghasilkan informasi. 7. PENJASKES     Standar Kompetensi Lulusan Penjaskes adalah  A.    Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan peraturan B.    Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh,kebugaran jasmani C.    Mempraktekkan gerak ritnik meliputi senam pagi. D.    Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.   D.KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 1.    Pengembangan diri yang berupa kegitan ekstra kurikuler. Kegiatan ekstra kurikuler dikembangkan dengan berdasarkan prinsip-prinsip : a.    Individual ,yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi ,bakat dan minat peserta didik masing-masing b.    Keterlibatan aktif,yaitu kegiatan ekstra kurikuler yang menuntut keikut sertaan peserta didik secara penuh. Kegiatan-kegiatannya antara lain : a.    Kegiatan olahraga dan kesehatan b.    Kegiatan Pramuka c.    Kegiatan nasyd   Kegiatan pengembangan diri dilaksanakan diluar jam pembelajaran.Kegiatan ini dibina oleh guru,praktisi,alumni yang memiliki kualifikasi yang baik berdasarkan Surat Keputusan Kepala Madrasah.Alokasi waktu untuk pengembangan diri sebanyak 2 jam pelajaran (Ekuivalen 2 x 40 menit). Kategori Penilaian Hasil belajar Pengembangan Diri  Kategori Nilai    Rentang Nilai    Keterangan A    81-100    Sangat Baik B    76-80    Baik C    61-75    Cukup D    <60    Kurang     E.PENGATURAN BEBAN BELAJAR  Beban belajar peserta didik berdasarkan KTSP MTs Swasta Sukaramai didasrkan pada sistem paket.Sistem Paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan peserta didiknya diwajibkan mengikuti seliruh program pembelajaran dan beban belajar pada MTs Swasta Sukaramai. F.KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL Ketuntasan Belajar setiap Indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0 – 100%.Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator lebih 65 %.Satuan pendidikan harus menentukan kriteria ketuntasan Minimal (KKM) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik ,kompleksitas kompetensi serta kemampuan sumber daya pendukung  dalam penyelenggaraan pembelajaran MTs Swasta Sukaramai.     Untuk Menentukan kriteria ketuntasan minimal dihitung berdasarkan 3 komponen yaitu: kompleksitas,daya pendukung,intake.     Tingkat kesulitan dan kerumitan setiap KD yang harus dicapai oleh siswa.Tingkat Kompleksitas tinggi,bila dalam pelaksanaannya : (i) SDM yang kompeten dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran,(ii) waktu cukup lama karena perlu pengulangan dan (iii) Perlu penalaran dan kecermatan yang tinggi dari siswa.KKM yang dihitung dengan 2 cara,dengan rentangan nilai dari 1 – 100 untuk setiap komponen yang dinilai dengan menggunakan tabel penilaian sebagai berikut :                      Indikator dan rentang nilai komponen KKM No.

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar